Mengajarkan Lian Tentang Arti Meninggal
Hari ini ada peringatan 100 hari meninggalnya adek dari mbah uyutnya Lian. Selain membuat makanan untuk yang kirim doa, keluarga juga membuat buku tahlil dan yashin.
Kebetulan di buku itu ada foto Almarhumah. Kepolah Lian siapa itu. Akhirnya saya jelaskan kalo itu mbah uyut. Mbah uyut sekarang sudah meninggal.
Bukan Lian namanya kalo dia nggak nanya lebih lanjut.
"Mama, mbah sekarang dikubur ya? Sekarang di makam?"
"Iya mba. Mbah uyut meninggal jadi dilubur dimakam. Semua orang pasti meninggal"
"Mama nggak boleh dikubur, mama ga boleh meninggal. Papa juga. Semuanya juga" Ceeesssss ya Allah ucapan Lian bikin nyesss.
"Ya nanti kalo mama tambah tua jadi mbah-mbah juga meninggal"
"Huwaaaa... Mama nggak boleh jadi tua. Nggak boleh jadi mbah-mbah" sambil mewek dia.
Ya ampun... Antara terharu dan pengen ketawa liat respon Lian. Makasih Lian atas rasa cinta kamu ke Mama ke Papa dan ke semua orang yang kamu kenal.
"Iya mama juga maunya jadi muda terus. Sehat terus. Makanya mba Lian berdoa ke Allah biar kita tetap muda, panjang umur dan sehat terus. Biar kita sama-samanya lama."
"Iya Mama. Aku mau berdoa. Mama Papa jangan dikubur... Jangan jadi tua..." 😂😂😂
"Mba, nanti kalo sudah meninggal kita insyaallah akan ketemu lagi di Surga"
"Mama, kalo meninggal itu dikubur. Masuk tanah bukan masuk surga. Di dalam tanah kan gelap. Di Surga ada yang susu kotaknya"
Hahahaha...
Sementara kita cut dulu yak. Besok kita belajar lagi tentang kehidupan setelah kematian. Pelan-pelan belajarnya. Bertahap agar kamu makin paham, makin sholeha.
Ya Allah anak Mama semakin pinter. Makin pinter bikin mama bingung. Semoga mama dimampukan menjawab pertanyaan-pertanyaan kritis kamu, Nak...
Ya Allah... Semoga sisa umur saya bisa memberikan ilmu yang bermanfaat untuk anak-anak saya. Mampukan saya menjadi orang tua yang patut jadi teladan yang baik dan bisa menyampaikan ajaranmu dengan baik.
Amiin... Amiin... Ya Robalalamin..
Kebetulan di buku itu ada foto Almarhumah. Kepolah Lian siapa itu. Akhirnya saya jelaskan kalo itu mbah uyut. Mbah uyut sekarang sudah meninggal.
Bukan Lian namanya kalo dia nggak nanya lebih lanjut.
"Mama, mbah sekarang dikubur ya? Sekarang di makam?"
"Iya mba. Mbah uyut meninggal jadi dilubur dimakam. Semua orang pasti meninggal"
"Mama nggak boleh dikubur, mama ga boleh meninggal. Papa juga. Semuanya juga" Ceeesssss ya Allah ucapan Lian bikin nyesss.
"Ya nanti kalo mama tambah tua jadi mbah-mbah juga meninggal"
"Huwaaaa... Mama nggak boleh jadi tua. Nggak boleh jadi mbah-mbah" sambil mewek dia.
Ya ampun... Antara terharu dan pengen ketawa liat respon Lian. Makasih Lian atas rasa cinta kamu ke Mama ke Papa dan ke semua orang yang kamu kenal.
"Iya mama juga maunya jadi muda terus. Sehat terus. Makanya mba Lian berdoa ke Allah biar kita tetap muda, panjang umur dan sehat terus. Biar kita sama-samanya lama."
"Iya Mama. Aku mau berdoa. Mama Papa jangan dikubur... Jangan jadi tua..." 😂😂😂
"Mba, nanti kalo sudah meninggal kita insyaallah akan ketemu lagi di Surga"
"Mama, kalo meninggal itu dikubur. Masuk tanah bukan masuk surga. Di dalam tanah kan gelap. Di Surga ada yang susu kotaknya"
Hahahaha...
Sementara kita cut dulu yak. Besok kita belajar lagi tentang kehidupan setelah kematian. Pelan-pelan belajarnya. Bertahap agar kamu makin paham, makin sholeha.
Ya Allah anak Mama semakin pinter. Makin pinter bikin mama bingung. Semoga mama dimampukan menjawab pertanyaan-pertanyaan kritis kamu, Nak...
Ya Allah... Semoga sisa umur saya bisa memberikan ilmu yang bermanfaat untuk anak-anak saya. Mampukan saya menjadi orang tua yang patut jadi teladan yang baik dan bisa menyampaikan ajaranmu dengan baik.
Amiin... Amiin... Ya Robalalamin..

Komentar
Posting Komentar