Jurnal Refleksi Fasilitator Matrikulasi IIP Batch 7



Jurnal Refleksi Fasilitator Matrikulasi IIP Batch 7

By: Rianita




Alhamdulillah segala puji bagi Allah yang telah memberikan kesempatan pada saya untuk menjadi fasilitator di kelas Matrikulasi Iinstitut Ibu Profesional Batch 7 kelas jombang-pasuruhan.

Pada pekan ini, adalah pekan perdana dalam perkuliahan matrikuasi IIP. Dimana saya masih meraba-raba seperti apa keadaan kelas ini. Pemilihan materi adab menuntut ilmu di awal perkuliahan adalah pilihan yang tepat. Karena menurut saya, dengan adanya adab (tata cara/etika) menuntut imu yang sudah dipaparkan di awal, kita akan lebih bisa menghargai suatu ilmu, akan berperilaku baik dalam mendapatkan ilmu, dan berperilaku baik pula dalam memperakukan penyampai dan sumber ilmu. Dan setelah materi tentang adab menuntut ilmu ini disampaikan, suasana kelas cukup kondusif untuk kegiatan diskusi.

Pada kelas diskusi materi, 11 peserta menyetorkan pertanyaan, yang beranak pinak pertanyaannya. Cukup lumayan sekitar 20% peserta yang aktif bertanya. Pada diskusi ini saya dan moderator (koordinator mingguan) menerapkan diskusi terarah. Moderator menyampaikan pertanyaan dan saya menjawab, kemudian menunggu penanya meakukan feedback. Setelah saya amati, peserta yang bertanya tidak dalam kondisi online. Sehingga feedback yang diharapkan tidak terjadi. Peserta memberikan feedback saat saya sudah beralih ke pertanyaan selanjutnya. Hal ini yang membuat diskusi menjadi tidak runtut. Selain itu yang aktif online ya hanya yang bertanya tadi.

Belajar dari pengalaman tersebut, di sesi diskusi NHW (Nice Homework), saya berembuk dengan moderator untuk berdiskusi interaktif. Kebetulan juga pertanyaan yang masuk hanya 2 jenis (yang bertanya ada 13 penanya), yaitu berkaitan dengan apa itu jurusan di universitas kehidupan dan terkait format pengumpulan NHW. Saya tidak langsung menjawab pertanyaan dari peserta, tetapi balik bertanya dulu kepada audien. Akibat dari pertanyaan yang saya lempar, peserta aktif menjawab. Kalo kemarin hanya yang bertanya yang ngomong, yang sekarang peserta yang online bisa berinteraksi secara bebas.

Seperti yang disampaikan oleh  Hasibuan (1988), pola pembelajaran yang efektif adalah pola pembelajaran yang di dalamnya terjadi interaksi dua arah antara guru dan siswa, artinya guru tidak harus selalu menjadi pihak yang lebih dominan, pada pola pembelajaran ini guru tidak boleh hanya berperan sebagai pemberi informasi tetapi juga bertugas dan bertanggung jawab sebagai pelaksana yang harus menciptakan situasi memimpin, merangsang dan menggerakkan siswa secara aktif.

Menurut Blosser dalam bukunya yang berjudul “Research Matters-to the Science Teacher No.9001. Using Question In Science Classrooms.” salah satu metode untuk merangsang siswa berkomunikasi dan terlibat secara aktif dalam pembelajaran adalah dengan pertanyaan.

Kedua teori tersebut ternyata memang sesuai dengan kondisi kelas yang saya fasilitasi. Pasca diberi pancingan berupa pertanyaan, kelas langsung interaktif. Dan dari hasil pertanyaan yang saya lemparkan ke kelas, mereka dapat menarik benang merah dari diskusi yang dilakukan. Yang tadinya mereka bertanya kepada saya, berikutnya mereka dapat menjawab sendiri.

Kedepannya saya harus menyiapkan daftar pertanyaan untuk memancing keaktifan para mahasiswa matrikulasi IIP Batch 7. Saya akan berusaha untuk tidak terlalu sering menyuapi ilmu. Tetap secara bertahap mengajarkan para mahasiswa untuk menyuapkan ilmu dengan tangan sendiri.

Berkaitan dengan NHW yang telah diserahkan, sebagian besar mereka dapat menuliskan jurusan ilmu apa yang mereka akan perdalam di universitas kehidupan ini. Mereka yang menuliskan jurusan dengan mantab adalah yang benar-benar mengerti passionnya. Terlihat dari alasan dan cara menyusun strategi memperoleh ilmunya yang baik. Untuk yang masih ambigu mengenai jurusan ilmu yang akan diambil, saya membrikan feedback berupa peryanyaan. Harapannya mereka bisa menentukan jenis ilmu yang bermanfaat untuk mereka.

Referensi:
Blosser, P. E. (1990). Research Matters-to the Science Teacher No.9001. Using Question In Science Classrooms. Colombus, OH: Professor of Science Education, Ohio State University
Hasibuan, J. J., Ibrahim, dan Tolience, A. J. E. (1988). Proses Belajar mengajar Keterampilan Dasar Pengajaran Mikro. Bandung: Remadja Karya.

#jurnalrefleksifasilmiipb7
#fasilitatormatrikulasi
#fasilmatrikulasiiip
#jrfmiipb7sesi1

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Naik Level Kemandirian

Jurnal Refleksi Fasilitator Matrikulasi IIP Batch 7 Sesi #5