Efek Mood yang Jelek

Alhamdulillah udah hari ke-14 di bulan Ramadhan. Bagaimana puasa hari ini? Kalau saya lumayan uwowws hari ini. Mood hari ini agak buruk sehingga nular deh ke bahasa komunikasi kami.

Jadi entah kenapa tadi pagi mood rasanya buruk. Rasanya nggak nyaman hari ini. Perasaan menu sahur nggak ada yang macem-macem. Hehehe...

Aktifitas nyuapin Lian hari ini diwarnai dengan nada suara saya yang meninggi. Saya gemes sama Lian yang susah diajak kompromi buat makan. Kalo biasanya Lian mau ndengerin ucapan saya, tadi pagi dia ngeyelan. Dia juga nggak bisa anteng makan. Dia berpindah dari rjmah sodara yang satu ke yang lain, lalu pulang ke rumah. Ah kacau bangey deh makannya. Sesuap masuk trus lari.

Akhirnya saya mengeluarkan jurus ancaman. "Kalo nggak mau makan, mama nggak mau bikinin Lian susu lagi" Dalam hati kecil saya mengatakan itu nggak boleh Ria... Tapi suara hati itu kalah sama ego saya. Saya nggak mau kalah dari Lian. Dia harus makan karena dia butuh nutrisi untuk tumbuh kembangnya. Itu pembelaan saya.

Ya Lian kemudian sedikit-sedikit mau makan. Tapi karena aura sekitar kami kurang okey, jadi dia merasa nggak nyaman dan dia terpaksa sekali menelan makanan. Sampai-sampai seperti ingin mutah.

Ya Allah... Bener-bener deh kontrol emosi saya jebol. Akhirnya Lian mengalah. Dia lalu duduk manis sambil liat tv di rumah. Dan saya lega rasanya karena nggak capek ngejar-ngejar dia.

Saya akhirnya menyudahkan acara sarapan itu. Setelah dirasa cukup bangak nasi+lauk yang dimakan Lian. Dan untuk mengapresiasi kemauan Lian untuk makan, saya memuji dia. "Nah mba Lian hebat lho mau makan banyak-banyak. Nanti kan kalo makannya banyak, Lian jadi cepat tinggi kayak mbak-mbak besar."

Di titik itu mood saya udah membaik. Dan aura perseteruan kami melemah. Hal ini membuat Lian juga mulai mau mendengarkan ucapan saya.

Maafin mama ya mba... Hari ini mama jadi mama yang menyeramkan. Mama harus bisa kontrol emosi lebih baik lagi. Mama harus memperbaiki mood mama dulu sebelum berinteraksi denganmu. Mama nggak mau meninggalkan trauma psikis di hatimu.

#level1
#day8
#tantangan10hari
#kuliahbunsayiip
#komunikasiproduktif

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Naik Level Kemandirian

Jurnal Refleksi Fasilitator Matrikulasi IIP Batch 7 Sesi #5

Jurnal Refleksi Fasilitator Matrikulasi IIP Batch 7