Jurnal Refleksi Fasilitator Matrikulasi IIP Batch 7 Sesi #6
Jurnal Refleksi Fasilitator Matrikulasi IIP Batch 7 Sesi #6
Ibu Manager Keluarga
Membersamai matrikan di sesi ini menjadikan saya kembali
diingatkan untuk membuat managemen waktu yang baik. Kapan saya harus sibuk
dengan ranah domestic, kapan saya mengerjakan ranah public. Saya jadi rajin
bikin catatan to do list juga.
Dalam materi ini, kita dikenalkan dengan Time managemen
(managemen waktu. Manajemen waktu adalah suatu kemampuan untuk menetapkan,
mengatur, memilih, memutuskan antara kualitas/tenaga untuk efektivitas dan produktivitas
waktu.
Materi dan NHW kali ini aplikatif sekali. Terkadang kita
berpikiran ngapain sih bikin jadwal yang ribet. Udahlah kita cukup ribet
masalah jadwal pas jaman sekolah atau pas jaman kuliah aja. Hidup ini kan bukan
lembaga formal, ngapain kita juga membuat jadwal yang formal. Hehehe…
Terkadang juga kita ngikut istilah orang-orang, let it flow
lah… Ikuti arus yang ngalir. Tapi saya tertohok oleh ucapan mentor bisnis saya
Pak Helmy dalam kelas online yang saya ikuti. Beliau pernah bilang begini “Ya
kalau kamu flownya di sungai yang deras, bisa berjalan sampai kehulu (mencapai
tujuan) dengan cepat, kalo flownya itu di got gimana? Jangankan mengalir, kamu
akan diam di situ terus dan ngga tau kapan akan nyape ke hulu (tujuan)”. Eya
jleb banget deh…
Jadi jika kita ingin sukses ya mulai dengan membenahi diri.
Tidak hanya mengandalkan arus aja. Kita yang harus bisa mensetting kita mau apa
aja. Kita bergerak dari mana ke mana. Mau kapan dimulai dan kapan akan berhenti
melakukan aktivitas. Semua harus dijalani jika ingin kita hidup dengan lebih
nyaman.
Dalam NHW 3, matrikan diminta membuat 3 aktivitas penting dan
aktivitas tidak penting. Aktivitas penting yang ditulis adalah yang berkaitan
dengan Nice Homework sebelumnya. Di sini
matrikan banyak yang bingung untuk menuliskan apa yang penting.
Berdasarkan petunjuk NHW disebutkan hanya 3 aktivitas yang penting. Padahal kenyataanya
semua yang dikerjakan terasa penting semua. Dari urusan dapur, sumur dan kasur
itu masuk ke dalam skala prioritas. Padahal aktivitas itu jika tidak ditekuni
terus menerus dengan baik, maka hanya akan menjadi aktivitas rutin yang tidak
membuat kita berkembang.
Urusan manajemen waktu memang menjadi pokok materi yang
seru. Perbedaan setiap individu pastiah memiliki metode manajemen yang
berbeda-beda. Ada yang suka membuat to do list dengan jelas, ada yang hanya
membuat kandang waktu saja yang yang penting hasil memuaskan.
Bersyukur rasanya saya bisa kembali belajar mengenai
managemen ini. Managemen ini membuat saya lebih bisa mengatur kegiatan dan
tidak membuat stress berkepanjangan.

Komentar
Posting Komentar