Jurnal Refleksi Fasilitator Matrikulasi IIP Batch 7 Sesi #3
Jurnal Refleksi Fasilitator Matrikulasi IIP Batch 7 Sesi #3
Membangun Peradaban dari dalam Rumah
Pekan ini adalah pekan baper. Dimulai dari materi yang cukup menguras emosi
dan air mata. Bagaimana kami (saya dan matrikan) merasa diajak kembali ke masa
lalu untuk melihat apakah dalam diri kita sudah berdamai dengan masa lalu atau
belum.
Banyak dari kami yang ternyata belum tuntas dengan
beraneka macam kisah di masa lalu yang ternyata masih terbawa hingga masa kini.
Pengalaman masa lalu itu disebutkan sebagai inner child.
Apa itu inner child?
"Menurut Lucia Capacchione, Inner child merupakan bagian dalam diri seseorang yang merupakan hasil dari pengalaman masa kecilnya. Inner child merupakan salah satu bagian dari alam bawah sadar manusia."
"John Bradshaw (1992), inner child merupakan pengalaman masa lalu yang tidak atau belum mendapatkan penyelesaian dengan baik. Orang dewasa bisa memiliki berbagai macam kondisi inner child yang dihasilkan oleh pengalaman positif dan negatif yang dialami pada masa lalu. Seperti motivasi alam bawah sadar lainnya, inner child juga muncul pada orang dewasa dalam bentuk perilaku atau keadaan emosi yang tidak disadari (unconscious)."
Apa hubungan antara inner child dengan pola pecengasuhan sekarang?
Seperti kutipan dalam materi ke-3 kelas Matrikulasi
Institut Ibu Profesional, “Orang yang belum selesai dengan masa lalunya, akan
menyisakan banyak luka ketika mendidik anaknya kelak”
Selain inner child, yang menjadi pusat perhatian matrikan
adalah mengenai pengaruh lingkungan terhadap peradaban dalam sebuah keluarga. Bagaima
lingkungan berperan dalam pembentukan karakter anak. Dan bagaimana menangani tantangan
lingkungan keluarga yang memiliki pola asuh yang berbeda.
Diskusi materi cukup banyak yang aktif. Meskipun awalnya
yang bertanya hanya 5 orang penanya, Alhamdulillah beranak pinak karena ada
feed back dari penanya dan teman-teman lain. Dan mungkin memang materinya
mengena di hati, sehingga kami cukup asyik berdiskusi.
Untuk diskusi mengenai NHW, kebingunan teman-teman
matrikan adalah di format NHW. Apakah surat cinta yang dikirimkan pada
pasangan/calon imam juga dilampirkan pada NHW 3? Selain itu beberapa matrikan
belum bisa memahami bakat anaknya.
Setelah kami berdiskusi, ahamdulillah tercerahkan dan NHW
mestinya bisa langsung dikerjakan. Akan tetapi… saat waktunya tiba untuk
penyetoran, para matrikan mengerjakan di waktu yang mepet. Masyaallah NHW jadi
menumpuk. Sudah diatasi dengan bangun lebih awal dan menyediakan waktu lebih
banyak untuk membaca NHW, tapi nyatanya sampai petang tadi hanya separuh yang
baru dibaca. Luar biasa sekali…Saya banyak berkaca-kaca dan tersenyumdi NHW ini. Hehehe...
REVIEW NHW
Pada diskusi malam ini, hanya 2 peserta yang bertanya melalui
korming. Tapi saat diskusi ternyata pertanyaan berkembang. Alhamdulilah diskusi
malam ini rame saling menanggapi. Sayangnya salah satu penanya tidak hadir di
kelas, sehingga beliau tidak dapat memberikan feed back terhadap apa yang saya
jawab. Untungnya, pertanyaan dari matrikan tersebut mewakili pertanyaan dari
teman-teman. Sehingga teman-teman yang terwakili dapat memberikan feed back yang
baik.
Sumber:
Diamond,
S. A. (2008). Essential Secrets of Psychotherapy : The Inner Child. Retrived
from:https://www.psychologytoday.com/blog/evil-deeds/200806/essential-secrets-psychotherapy-the-inner-child
#jurnalrefleksifasilmiipb7
#fasilitatormatrikulasi
#fasilmatrikulasiiip
#jrfmiipb7sesi3
#fasilitatormatrikulasi
#fasilmatrikulasiiip
#jrfmiipb7sesi3
Rianita-Mamanya Lian

Komentar
Posting Komentar